Senin, 16 Januari 2012

Kadal duri


Kadal duri mata merah atau kadal Triblonotus Gracilis boleh dibilang punya tampang yang lumayan sangar, tapi sebenernya kadal ini sangat jinak. Kadal unik ini berasal dari Irian dan ukuran kadal dewasa bisa mencapai hingga 25 cm. Usia kadal ini sendiri bisa mencapai 10 th. Kadal ini memiliki keunikan berupa lingkaran berwarna merah di sekeliling matanya. Ekor kadal ini bisa bisa tumbuh lagi jika putus tapi tentu saja tidak sesempurna ekor aslinya. Kadal ini memakan jangkrik, cacing dan serangga lainnya. Jika sudah cukup besar, kadal ini juga bisa makan pinkies atau bayi tikus. Kadal ini butuh tempat tinggal dengan kelembaban yang tinggi, jadi paling tidak harus disediakan tempat air untuk minum. Berikan tempat minum yang cukup besar dan berat supaya bisa dipakai juga sebagai tempat berendam si kadal duri. Kadal ini bisa di handle, tapi jangan pernah melepaskannya di tanah. Bakalan jogging tanpa rencana buat ngejar kadal gesit ini. Kadal yang kecil relatif lebih lincah dibandingkan yang dewasa. Kadal duri mata merah adalah hewan nocturnal atau hanya aktif di malam hari, jadi kadal ini tidak terlalu membutuhkan pencahayaan.

Selain yang bermata merah, ada juga kadal duri yang bermata hitam atau Tribolonotus Novaeguinea. Tampangnya kurang kebih sama, menyeramkan dan mirip seperti miniatur buaya tapi sepertia kadal duri mata merah, kadal duri mata hitam juga merupakan jenis kadal yang amat jinak. Kadal ini juga berasal dari Irian, ukurannya bisa mencapai 25cm dan usia rata rata bisa mencapai 10 th.

Kadal ini berkembang biak dengan cara bertelur, satu butir setiap kurang lebih sebulan sekali. Telurnya menetas dalam jangka waktu 40 hingga 90hari, biasanya dalam rentang waktu setelah mengeluarkan telur berikutnya. Ketika baru keluar dari telurnya, kadal ini berukuran sekitar 7 cm. Kadal ini juga pintar menipu predator dengan berpura pura mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar